Tampilkan postingan dengan label indonesia job. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia job. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Desember 2010

5 Tips for Ensuring Your Customers’ Privacy

  1. Understand that protecting customers’ privacy is essential to maintaining and increasing sales and profits online.
  2. Develop a privacy policy, post it on your web site, and live by your policy. For guidelines, visit three Web sites: www.privacyalliance.org, www.respectprivacy.com and www.privacyrights.org.
  3. Put top-notch security systems in place to make sure that customer data is not lost, misused, altered or stolen.
  4. Require that third parties with whom you deal provide similar data security.
  5. Don’t provide personal information collected from customers to third parties unless you have explicit permission from the customers to do so.

Brought to you by SCORE, America's small business mentors, at www.score.org.
Ask SCORE

Get more than 8000 Job Vacancy and career tips in Jobs DB Indonesia

Bookmark                                        and   Share


5 Tips for Domain Naming

By Christine Banning, SCORE VP Corporate Relations


1. Create an online identity. Get a Web domain now, even if you aren't building your site until later.

2. Pick three domain names that fit your business. Your first choice may be taken, so have a few domain name ideas. If your top three picks are available, consider getting all three. It's not too expensive and then you have flexibility to create a site for a special promotion or use a special landing page for an event.

3. Check out domain name vendors. You can register your domain with your choice of vendor. Here are some well-known, domain name registrars:

  • Concentric, www.concentric.com
  • Network Solutions, www.networksolutions.com
  • Yahoo Domains, www.yahoo.com
  • GoDaddy, www.godaddy.com
  • Domaindirect.com, www.domaindirect.com

4. Keep your renewal current. Don't forget to renew your domain name. Businesses have been known to let a name expire and then find that their Web site has disappeared from the Internet. Don't let that be you.

5. Once you have a domain, name your URL mycompany.com, place your URL on every marketing and business document that you produce. Let your company be known.

Brought to you by SCORE, America's small business mentors, at www.score.org.
Ask SCORE


Get more than 8000 Job Vacancy and career tips in Jobs DB Indonesia

Bookmark                                        and   Share



Jumat, 18 Juni 2010

Jika Anak Buah Anda Lebih Tua

Dinamika dunia kerja yang semakin bergerak cepat, ditambah dengan persaingan yang semakin ketat seringkali jadi faktor yang mendorong percepatan kerja dan karir karyawan. Seringkali ditemui karyawan yang mampu mencapai posisi yang cukup tinggi di usia yang masih relatif muda.

Ditambah lagi dengan adanya perubahan demografik di dunia kerja. Manusia hidup dan bekerja lebih lama karena perubahan ekonomi menuntut mereka untuk terus bekerja dan menunda masa pensiun. Sebuah penelitian di Amerika bahkan memperkirakan bahwa sampai dengan 2012 diperkirakan karyawan yang berusia di atas usia 55 tahun akan mencapai jumlah hampir 20% dari keseluruhan karyawan yang bekerja.


Dalam budaya kita, seorang pemimpin yang lebih muda dari karyawannya harus bekerja ekstra keras untuk membangun kepercayaan dari mereka karena terkadang senioritas masih dijunjung tinggi. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar hubungan professional Anda dengan karyawan Anda tetap maksimal dan Anda bias memimpin mereka dengan sebaik-baiknya.

1. Jangan percaya dengan stereotype karena tidak semuanya relevan.
Anda sebagai pemimpin mungkin menilai bahwa karyawan yang lebih tua tidak memiliki keahlian yang update dan malas untuk mempelajari hal-hal yang baru sesuai dengan perkembangan jaman. Namun sesungguhnya banyak dari mereka yang tetap eager dan semangat untuk mempelajari hal-hal baru walaupun posisi mereka sudah "mentok". Senior juga terkenal memiliki segudang pengalaman yang juga berharga karena they are around longer than you.

2. Be humble.
Walaupun Anda lebih muda dan sudah jadi seorang pemimpin, Anda tidak akan bisa bekerja sendiri dan meraih target dengan maksimal tanpa bantuan mereka. Anda juga tidak bisa earn their respect kalau Anda tidak menempatkan diri sebagai seorang pemimpin yang rendah hati.

3. Akui adanya perbedaan usia.
Setelah melakukan pertemuan dengan semua anak buah Anda, adakan juga pertemuan dengan bawahan Anda yang perbedaan usianya sangat signifikan dengan Anda. Sampaikan bahwa Anda menyadari ada perbedaan usia yang cukup besar dan mengakui bahwa akan timbul hal-hal yang sedikit tidak nyaman. Namun jangan jadikan ini sebagai halangan untuk berkomunikasi dan bekerja secara profesional. Jelaskan pula bahwa Anda mengharapkan pengalaman dan pandangan karyawan tersebut akan memberikan kontribusi yang besar bagi perusahaan dan kepemimpinan Anda. Jangan sampaikan permintaan maaf, you deserve the position. Anda tidak akan dipercaya sebagai pemimpin jika Anda tidak memiliki kemampuan.

4. Terbuka terhadap saran dan kritikan.
Kelola anak buah Anda dengan rasa percaya diri, namun tetap biarkan mereka menyampaikan aspirasi mereka dan kritis terhadap pekerjaan, lingkungan kerja dan kepemimpinan Anda. Anda tidak harus mempertimbangkan dan melakukan semua saran mereka karena keputusan terakhir toh tetap di tangan Anda.

5. Saling bantu.
Lumrah orang yang lebih tua untuk menceritakan pengalaman mereka dan memberikan sedikit nasihat kepada mereka yang lebih muda. Demikian juga dengan karyawan yang lebih tua dari Anda. Namun Anda sebagai pemimpinnya juga wajib mendorong dan memfasilisasi mereka agar tetap mengupdate ilmunya, mempelajari hal baru yang berkaitan dengan pekerjaan. Mutual learning ini adalah salah satu cara untuk meningkatkan komunikasi professional Anda dan anak buah Anda.


Remember! :
Janganlah orang lain menganggap Anda rendah karena Anda muda, tetapi jadilah model yang baik di setiap aspek kehidupan mereka, maka semuanya itu akan hilang ditelan waktu.

Job , Career , Jobs

Senin, 07 Juni 2010

How to be a Good Public Relations Officer

Among so many events that happened in Indonesia last year, this event can be regarded as one of the most shocking to the world of public relations. A public relations officer of an elite shopping mall in Jakarta gave a controversial statement about the incidence of suicide by a man in his Job place. Instead of empathizing and cast a reassuring sentence, instead she clearly deplores this incident and blames the players who chose the location of the mall to run the action.


The statement becomes controversial and. Most people assume that sarcastic tone of the comments is inappropriate posted by a public relations that in fact represent the corporate image which involved in the incident. The result, people began to question the competence of the PR being assessed careless in dealing with the crisis of his company. Maturity of thought, precision processing of words and how good communications are not seem to be practiced by the public relations officer when dealing with the media.


Public relations, though often equated with “humas”, but have differences in the jobs description. Duties of a PR is much broader than just dealing with clients or the media. According to Edward L. Berneys in his book, Public Relations, a PR has three functions, namely: as a conduit of information to the public, persuasively be modifiers public attitudes and behavior towards the institution / company for the benefit of both parties, and as an integrator between attitudes and actions of institutions with an attitude public and vice versa. The bottom line is responsible for maintaining a public relations and maintaining good relations with the public so as to create a positive image about the company.


To achieve all these goals, public relations must have communication. There are five elements in the communication process that must be mastered: source / communicator (the person who becomes a source, it can the competent authority / himself): message (message to be conveyed); channel (media / means of delivery of messages), the target audience (the recipient group message); and effect (impact happens to communicants after receiving the message).


In the case above, the public relations officer apparently did not think the target audience (the victim's family and community) and the effect of his statement to the public.
Mistakes made by a public relations catastrophe could be fruitful for the company image. A statement by the PR firms is supposed to represent the attitude towards a condition of things. Therefore, delivery must also be appropriate to prioritize the aspects of mutual understanding between both parties.


Before the judging and labeling a PR with bad or good, it's good to know what it takes to be a good PR as excerpted from a resume that was written by Daniel Buana as following:


1. The ability to communicate.
And this is not limited to verbal communication but also visual and even writing. A PR must be fluent in communicating in different types of media, such as presentations, interviews, dialogues, create news / articles / press releases, and so on. Aim to function as information or communicator. He must know how to treat the media in accordance with the characteristics, target audience, and effects that will generate the communicants (receiver of the message).


2. Managerial capacity / leadership.
It is important to translate the vision and mission of top management. He must know the ins and outs of the company, understand the behavior and attention to customers, employees and other groups with an interest in his duties as a liaison. PR is often faced with a crisis situation that requires rapid and appropriate response. Necessary of maturity to think and to act fast to be able to handle the situation in a calm and elegant. Soul of leadership is also needed for coordination between the parties concerned.

3. Ability of mingle and build relationships.
Flexibility in dealing with various types of personality and ability to interact with people from various levels, Included also use networking to get the required information like a detective. Mix versatility is also important to build a positive opinion on the company so as to create a trusting relationship. It needed people with extrovert personality type to be able to carry out this task.


4. An honest and credible personality.
A PR should be someone who can be trusted. What he said should be based on facts, not just a sweetener in order to increase the popularity of his company. The information provided must be accurate and quite important to know the community. In addition, in performing his duties he must comply with the ethics and upholding morality. Although his job is to maintain a positive image of the company remain in the public eye, but does not necessarily make a PR feel entitled to impose other parties that opposed him. PR should make a statement that a neutral, objective, sympathetic, and attention to human values.

5. Creative and rich ideas.
Having extensive knowledge with the ability to think creatively and critically is needed primarily to deal with various issues that require resolution alternatives. Public relations opportunities should also be good at reading and see the gap where he could improve the company's excellence in public. The ability to create new strategies to expand the relationship between companies and the public becomes an important criterion to be held by public relations


Job Vacancy , Indonesia Job , Career , Job Indonesia

Minggu, 06 Juni 2010

Berkarir di Perusahaan Penambangan Minyak dan Gas

Tidak dipungkiri, dikalangan job seeker di Indonesia terutama fresh graduate, bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang penambangan adalah cita-cita dan impian. Bagaimana tidak, selain terkenal sebagai perusahaan yang memberikan kompensasi tinggi kepada karyawannya, bekerja di perusahaan tambang juga memberikan prestige atau gengsi tersendiri bagi karyawannya.


Asumsi dari jobs seeker tersebut memang benar. Dari berbagai survey yang dilakukan, rata-rata gaji karyawan entry level yang diberikan perusahaan penambangan atau diperusahaan minyak dan gas jauh diatas rata-rata gaji karyawan yang baru masuk diperusahaan lainnya. Di satu-satunya BUMN yang mengelola penambangan minyak dan gas di Indonesia, gaji pokok fresh graduate bisa mencapai Rp. 4 juta - Rp. 8 juta, tergantung dengan posisi dan kualifikasi yang dimiliki karyawan. Konon di perusahaan asing, jumlah tersebut bisa lebih besar lagi.


Kompensasi yang diberikan kepada karyawan perusahaan tentunya jadi daya tarik menggiurkan bagi setiap pencari kerja. Apalagi Indonesia memang memiliki banyak ladang minyak dan gas yang sudah maupun belum diekspoitasi sehingga banyak perusahaan asing menanamkan modal mereka di negara ini. Inilah yang seringkali dilihat sebagai kesempatan bagi pencari kerja yang memiliki kualifikasi sesuai dengan bidang ini.


Berdasarkan data dari JobsDB.com, beberapa posisi favorite yang sering dibutuhkan perusahaan penambangan minyak dan gas adalah berikut ini :

  1. Senior Geologist / Geologist
  2. Health Safety & Environment Officer
  3. Geophysicist


Senior Geologist

Tanggung jawab dari seorang Senior Geologist meliputi setiap aktifitas geologi yang berkaitan dengannya di setiap tambang. Professional bidang ini akan bekerja sama dengan tim pengeboran untuk merencanakan, memulai dan melaksanakan program eksplorasi. Perencanaan akan dimulai dari riset, review dan menilai data geologi dan geofisika dari sebuah area tambang. Seorang Geologist senior harus mensupervisi setiap aktifitas selama proses pengeboran dan eksplorasi, mengembangkan dan menjaga model geological untuk setiap area eksplorasi. Lingkup kerjanya juga mencakup memperbarui database geologi, menganalisa remedial lingkungan dan kesiapan menghadapi berbagai bencana alam. Karena akan memimpin tim yang kebanyakan juga terdiri dari Geologist, seorang Senior Geologist juga memiliki kewajiban untuk memberikan bimbingan atau mentoring kepada juniornya. Kualifikasi minimal yang harus dimiliki seorang kandidat yang ingin menjadi Senior Geologist antara lain


  1. Memiliki gelar sarjana Geologi
  2. Menguasai modeling software
  3. Paling tidak berpengalaman selama 10 tahun di industri yang sama
  4. Memiliki kemampuan komunikasi dan kepemimpinan yang baik


Health Safety and Environment Senior Officer

Posisi ini diciptakan untuk menjamin dan memberikan lingkungan kerja yang kondusif bagi kesehatan dan keselamatan karyawan dan keluarganya. Di lingkungan industri tambang, divisi Health Safety and Environment memiliki misi untuk meminimalisir bahkan menghilangkan kemungkinan terjadinya kesalahan, kecelakaan kerja dan penyakit yang bisa ditimbulkan dari lingkungan kerja melalui berbagai usaha pencegahan dan riset. Seorang executive senior SHE bertanggung jawab untuk mengembangkan, mengaplikasikan dan memonitor setiap karyawan dan kontraktor agar mematuhi setiap ketentuan dan standar keselamatan dan kesehatan lingkungan yang telah ditetapkan.
Kualifikasi yang disyaratkan untuk bekerja di bidang ini adalah


  1. Memiliki paling tidak gelar sarjana dibidang yang terkait dengan penambangan dengan pengalaman paling tidak 5 tahun.
  2. Karena seringkali peraturan keselamatan tiap industri penambangan berbeda, dibutuhkan pengetahuan yang mendalam mengenai perijinan, peraturan keselamatan, sistem manajemen dan audit, berbagai jenis pelatihan dibidang keselamatan, kesehatan dan lingkungan.
  3. Soft skill yang dibutuhkan adalah kemampuan untuk menganalisa keadaan dan kebutuhan perusahaan dengan akurat, memiliki integritas tinggi dan berkomitmen dengan keselamatan tenaga kerja.


Geophysicist

Profesional Geophysicist banyak bekerja di lapangan dan laboratorium karena pekerjaannya akan banyak dilakukan di tambang dan penelitian. Hal yang unik dari profesi ini adalah seringkali harus menggunakan berbagai alat seperti bahan peledak, sonar, berbagai radar dan peralatan laboratorium lainnya. Beberapa tanggung jawab seorang Geophysicist antara lain adalah menghitung, menganalisa keadaan fisik bumi secara keseluruhan, termasuk menentukan peralatan dan metode yang cocok dengan keadaan keadaan bumi sebelum eksplorasi dilakukan. Seorang Geophysicist harus memiliki kemampuan untuk menerjemahkan data yang diperoleh kepada anggota tim, klien, manajer senior dan rekannya dalam presentasi .

Spesialisasi tertentu sangat penting bagi seorang Geophysicist untuk menunjukkan nilai tambahnya. Contohnya seperti menjadi seismologist ('membaca' gerakan bumi, gempa), tectnophysicist (mempelajari lempeng tektonik).

Pendidikan yang wajib dimiliki untuk bekerja sebagai geophysicist adalah sarjana teknik geofisika, walaupun dalam prakteknya makin banyak perusahaan mensyaratkan calon karyawannya untuk memiliki gelar Master bahkan Ph.D atau pengalaman minimal 3 tahun. Karena posisi ini berhubungan dengan banyak divisi lain maka keahlian komunikasi sangat dibutuhkan sama halnya dengan kemampuan untuk mengatasi masalah sesuai dengan urgensi waktu.


Indonesia job, Career