Tampilkan postingan dengan label baju pesta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label baju pesta. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Juli 2010

Rancangan Gaun Pengantin Mini

Gaun pengantin Putri Diana tentu akan diingat orang sepanjang masa. Gaun dengan kerudung sepanjang hampir 8 meter itu menginspirasi perempuan di seluruh dunia untuk merasakan pengalaman yang sama: pernikahan yang megah dengan tiara yang indah dan gaun putih menyapu lantai.

Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan tuntutan kepraktisan, calon mempelai perempuan tak lagi menginginkan gaun pengantin yang serbamewah. Banyak perempuan yang kini lebih menginginkan gaun yang lebih simpel, tetapi bisa menguak kepribadian si pemakainya.

Desainer gaun pengantin Chenny Han rupanya menangkap fenomena ini. Dalam acara Wedding Expo 2010 di Jakarta Convention Center akhir pekan lalu, Chenny menampilkan 24 gaun pengantin yang tak lagi berkesan berat, formal, dan kaku. Tujuh belas di antaranya berupa gaun pengantin sepanjang lutut.Gaun pengantin pendek yang ia tampilkan menggunakan teknik laser cut, dengan penggunaan bahan yang menampilkan gradasi warna yang berbeda saat tertimpa cahaya, dipadu dengan teknik plits (atau yang dikenal dengan plisket) dan teknik draperi atau pita.

Dengan perpaduan tiga teknik tersebut, hadirlah gaun pengantin yang cantik, anggun, dan elegan. ''Sesuai dengan tuntutan saat ini, terlebih anak muda, gaun yang terkesan berat dengan banyak mote atau bebatuan mulai ditinggalkan. Bisa dikatakan gaun ini mewakili kepribadian perempuan mandiri dan juga pekerja keras,'' papar Chenny seusai peragaan busana.

Ia sama sekali tidak menggunakan brokat ataupun batu permata seperti swarovsky yang umumnya wajib digunakan pada pakaian pengantin. ''Yang terlalu bling atau bersinar umumnya tidak diinginkan pasangan muda,'' imbuhnya. Ia melanjutkan, kemewahan sebuah gaun tidak harus diwakili oleh permata. Gaun pengantin yang dia tampilkan antara lain berpotongan bowl, A-line, atau mermaid. Semua gaun yang dipamerkan menggunakan bahan dasar satin, tafeta, sutra, tule, dan organdi. Gaun yang bergaya pop art ini cocok untuk digunakan, baik dalam kesempatan pesta pernikahan indoor maupun outdoor.

Sumber : . cinta.net76.net

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Selasa, 20 Juli 2010

Konsep Baju Pesta

Cari-cari baju pesta untuk prom night selalu jadi kesibukan tersendiri bagi cewek-cewek yang pengen tampil keren. Nggak heran sih, acara prom night kan momen sekali seumur hidup, dan mungkin hari terakhir di mana kamu bisa gaya di depan teman se-gank atau gebetan di sekolah. Jadi persiapan yang matang memang sangat diperlukan.

Sebenarnya, gaya prom dress tahun ini nggak jauh-jauh dari gaya yang lagi ngetren. Setiap kostum akan ‘berbau’ beberapa tren yang masih fresh di tahun ini. Seperti gaya vintage, model balon, jumper dress, sentuhan bolero rajutan, tampilan kancing gede, aksesoris ukuran raksasa, sampai layering ala harajuku style dan sebagainya.

Tahun ini prom night akan lebih colourfull dengan pakaian yang lebih “sesuka aku”. Misalnya aja harajuku style yang menjadi inspirasi beberapa remaja untuk jadi kostum ke perpisahan.

Meski gayanya simpel, Ika salah seorang murid SMU swasta di Jakarta bilang akan memadukannya dengan aksesoris-aksesoris mencolok yang menarik perhatian.Kalau ogah pakai dress terusan, kamu-kamu juga bisa pilih two pieces, seperti Dewi, salah satu murid SMP swasta di Jakarta yang mau pakai kemben yang dipadu dengan round skirt atau rok clock yang bundar kayak bunga mekar terbalik.

Prom dress tahun ini akan didominasi warna-warna berani dan everlasting seperti perak metalik, dan emas. Selain itu hitam dan putih juga tetap akan menjadi pilihan karena kedua warna itu masih di atas daun, alias ngetren. Jangan lupakan warna-warna lain yang juga nggak ketinggalan hot-nya seperti merah, dan warna-warna ngejreng lainnya.Warna kombinasi juga bakal jadi pilihan karena segala hal yang full colour memang nggak pernah ketinggalan dijajal remaja

Sumber : rmblitz.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Senin, 21 Juni 2010

Konsep Baju Pesta

Elegan, Istilah ini memang tidak asing di kalangan pecinta mode, bahkan mendengar kata ini bayangan kita barangkali akan menerawang jauh pada kehidupan aristokrat tempo dulu.Namun bukan berarti sebuah busana yang elegan itu mesti menampilkan mode klasik yang serba tertutup meski elegan itu sendiri terkait dengan sebuah kesopanan. Cantik dan tidak berlebihan justru komponen yang melekat pada mode baju pesta yang dikatakan sebagai busana nan elegan.

Namun, busana aristokrat semacam itu tidak sampai vulgar, seperti yang terlihat pada mode busana yang sensual maupun seksi, meski tidak jarang gaun elegan ini juga banyak yang pas melekat di badan. Bahkan keindahan dari garis-garis lekukan tubuh masih terlihat di balik busana yang tidak terlalu transparan.Beda dengan busana sensual kecenderunganya memang lebih berani dan tampak vulgar. Begitu pun busana seksi yang sengaja memperlihatkan lekukan-lekukan tubuh dengan kasat mata.

Refleksi Malam

Malah, sebelum abad 20 gaun malam atau gaun pesta berwarna hitam itu sangat tidak populer dan yang wajib dihindari oleh kaum aristokrat Eropa. Konon pada masa itu warna hitam merupakan refleksi sebuah kesedihan dan kedukaan.Kini hitam merupakan refleksi dari malam yang indah dengan kehadiran gemerlap bintang.Pendeknya warna-warna solid adalah representasi penting dari mode busana yang elegan sebagaimana pemakainya yang harus dapat memperlihatkan sebuah kepribadian yang matang pula.

Merah marun, biru siladon, atau kuning keemasan tapi tidak sampai minor, coklat gelap dan silver lembut adalah deretan warna yang pas untuk mode ini. Baju pesta yang elegan juga tidak kaku. Bahkan belakangan busana formal dan busana kerja juga banyak yang berangkat dari inspirasi kata elegan ini.

Sumber : mudahmenikah.wordpress.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia