Tampilkan postingan dengan label yayasan anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label yayasan anak. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Desember 2009

Menyulap Panti Asuhan hingga Diminati Masyarakat



DULU Panti Asuhan Kumuda Putra Putri kurang diperhitungkan masyarakat, khususnya yang kurang mampu baik di bidang sosial maupun ekonomi. Namun kini berkembang pesat, bahkan menyandang predikat sebagai salah satu panti asuhan percontohan. Itulah Panti Asuhan Kumuda Putra Putri yang berlokasi di Jl Alibasyah Sentot Prawirodirjo 940 Magelang.

Menurut penuturan pimpinannya, Sumardjo SSos, perkembangan panti asuhan anak-anak ini cukup menggembirakan. Dulu, para orang tua banyak yang beranggapan bahwa panti merupakan penampungan bagi anak-anak nakal, buangan, kumuh, dan meyedihkan. Karena itu, mereka enggan memasukkan anaknya ke panti asuhan tersebut. ''Namun sekarang kondisinya berubah, banyak anak yang datang ke sini harus pulang dengan menangis karena gagal tertampung,'' kata Sumardjo.

Keadaan berbalik itu terjadi berkat usaha dia sejak menangani panti tersebut dua tahun lalu. Dia menjelaskan, dia tak henti-hentinya turun ke bawah untuk melakukan sosialisasi dan motivasi kepada masyarakat tentang eksistensi Panti Asuhan Kumuda Putra Putri yang dipimpinnya. Ketika para tokoh dan anggota masyarakat melihat sendiri keberadaan panti, mereka kebanyakan terkesima sekaligus menepis anggapan buruk tentang tempat penampungan anak-anak itu. Suasana panti yang bersih, nyaman, dan lengkap dengan berbagai fasilitas sarana dan prasarana membuat anak-anak betah tinggal di tempat tersebut.

''Kami memberikan pelayanan yang prima, santun, dan berdedikasi kepada anak-anak di sini,'' tutur Sumardjo tentang usahanya mengelola panti asuhan milik Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Jateng pimpinan Drs Soewoko SH itu.

Prestasi Bagus

Dia menjelaskan, panti yang dipimpinnya tersebut dihuni oleh 140 anak, terdiri atas 64 anak laki-laki dan 76 anak perempuan yang rata-rata berusia 7 -18 tahun. Dengan digerakkan oleh 9 PNS dan 7 pegawai harian lepas, mestinya panti ini belum ideal karena kurangnya tenaga profesional di bidang kesejahteraan sosial. Meski demikian, dia bangga karena selama dia memimpin anak-anak, hampir semuanya memiliki prestasi luar biasa di sekolah masing-masing. Di atas 80% anak-anak asuhannya menduduki peringkat 1-10, bahkan seorang di antaranya saat ini menempuh kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri di Purwokerto.

Selain menempuh pendidikan formal, anak-anak yang lulus SLTA juga diberi kursus keterampilan menyetir mobil hingga mendapatkan SIM, sedangkan yang putri diberi kursus kecantikan dan menjahit. Di samping itu memang dikondisikan siap bekerja. Selain itu juga diajarkan cara beternak unggas, ikan, mendekor dengan janur, merangkai bunga, dan sebagainya.

''Masih banyak kegiatan yang kami berikan kepada mereka, dari pramuka hingga membentuk kelompok sinoman yang sering dibutuhkan oleh masyarakat sekitar,'' jelasnya.

Karena kerja keras dan kedisiplinan para pengasuhnya, panti ini memperoleh anggaran dari APBD 2004 sebesar Rp 704 juta untuk merenovasi bangunan yang saat ini masih terus dikerjakan.

''Sayangnya, keasrian panti asuhan ini terganggu oleh tumpukan limbah kotak pemilu selama tiga periode sehingga terkesan kumuh,'' keluh Sumardjo yang mengaku telah menyurati Pemkot Magelang mengenai tumpukan kotak itu. Namun hingga kini belum ada jawaban.

suaramerdeka.com

Hal Yang Penting Diketahui Tentang Keputihan


Keputihan tidak hanya dialami wanita. Pria pun bisa mengalami keputihan. Biasanya tertular dari istri, kalau keputihan istri jenis keputihan (Obat Keputihan) infeksi. Artinya, ada bibit penyakit dalam keputihannya. Lewat hubungan seksual, bibit penyakit ini ditularkan kepada suami. Walau gejala keputihan suami tidak senyata pada wanita, gejalanya sama. Ada keluhan gatal dan keluar lendir abnormal dari liang kemih pria.

Keputihan pada wanita tidak selalu berarti normal. Keputihan (obat keputihan) umumnya dianggap lazim pada wanita dewasa. Keputihan bisa dianggap normal (bukan karena penyakit) bila cairannya bersifat encer, bening, tidak berbau, dan tidak pula gatal. Biasanya muncul menjelang haid sebagai bagian dari aktivitas hormon wanita. Keputihan yang sama juga mungkin muncul pada reaksi alergi pada pakaian dalam yang tidak cocok. Pada wanita berbakat alergi, pakaian dalam berbahan nilon, misalnya, bisa menimbulkan gejala keputihan juga. Begitu juga jika memakai semprot pembersih vagina, tisu vagina, tisu KB, atau bedak pada vagina. Hubungan badan dengan suami memakai karet KB pun bisa berakibat sama. Gejala keputihan juga bisa merupakan manifestasi dari berlebihan fungsi kelenjar sekitar vagina. Kita tahu dalam kondisi terangsang seksual, baik secara mekanis (celana ketat, berbantal guling), maupun secara berkhayal oleh novel romantis, produksi lendir vagina bisa meningkat. Rangsangan seksual menimbulkan gejala keputihan juga. Termasuk keputihan di kalangan lesbian, memakai ***** artifisial, pengguna vibrator, atau wanita yang punya kebiasaan masturbasi dengan alat yang kurang bersih.

Anak balita perempuan juga bisa keputihan. Bisa jadi begitu. Kasus keputihan pada balita perempuan bisa terjadi jika mengasuhnya atau baby sitter nya mengidap keputihan (obat keputihan) karena penyakit, dan bukan keputihan biasa. Artinya penyakit ini mungkin menempel di jemari tangan si pengasuh saat ia habis berkemih. Dan bibit ini bisa saja pindah ke kemaluan balita perempuan yang diasuhnya sewaktu mencebokinya. Dengan cara demikian, keputihan penyakit ditularkan kepada si anak.

Jenis keputihan ada banyak. Selain keputihan (obat keputihan) yang normal, kita juga mengenal keputihan penyakit. Kalau keputihan normal lendirnya bening, encer, tidak berbau, dan tidak gatal. Keputihan penyakit sebaliknya. Selain lendirnya kental, berwarna putih susu, kuning, atau kehijauan, umumnya berbau dan gatal pula.

Keputihan penyakit tidak mengenal musim, sebab hampir selalu muncul selama belum diobati. Sedang keputihan bukan penyakit hanya muncul pada saat-saat tertentu saja, seperti menjelang haid, kecapekan, atau sewaktu terangsang seksual.

Keputihan penyakit disebabkan oleh masuknya bibit penyakit ke vagina. Kita tahu vagina merupakan liang yang terbuka dengan dunia luar. Hanya dengan mengandalkan kuman-kuman bersahabat di dalam vagina, yang menghasilkan suasana asam di sana, maka bibit penyakit dari luar tidak mudah masuk.

Keputihan oleh kuman, biasanya berasal dari liang dubur. Kita tahu liang dubur selain membuang ampas, bersamanya mungkin saja keluar juga kuman. Kuman biasanya berasal dari makanan atau minuman yang sudah tercemar (obat keputihan).

Kebiasaan berhanduk, dengan menggosok dari belakang ke depan selangkangan, memungkinkan memindahkan kuman dari liang dubur ke vagina. mestinya berhanduk dari depan ke belakang. Sehingga kalau memang ada kuman di liang dubur, kuman tidak sampai terbawa masuk ke vagina (obat keputihan).

Kuman juga bisa masuk vagina berasal dari pembalut selagi haid. Jika pada hari hari pertama haid terlambat mengganti pembalut, pembalut yang sudah basah dan terlalu lama dipakai, mungkin sudah tercemar air cebok, sehingga mengundang kuman bersarang di sana (obat keputihan). Kuman tersebut yang menyebabkan keputihan juga.

Selasa, 20 Oktober 2009

Indahnya Berbagi Rezeki dengan Anak Panti Asuhan



INDAHNYA Ramadan, tidak sekadar menahan haus dan lapar. Namun momentum Ramadan semakin berkesan saat bisa menikmati indahnya berbagi dengan sesama. Itulah yang dilakukan siswa SD Negeri Plamongansari 02 yang memberikan santunan kepada anak-anak di Panti Asuhan baru-baru ini.

Saat itu, terik matahari pukul 11.30 begitu menyengat. Namun, tak menyurutkan niat siswa SD Negeri Plamongansari 02 untuk menyerahkan bantuan kepada Panti Asuhan Darul Hasanah di Jalan Letjend Sarwo Edi Wibowo dan Panti Asuhan Fafirruu Ilallah di Jalan Blambangan Timur, Bangetayu Wetan, Genuk.

Di dampingi Guru Agama Islam Umi Salma, 25 siswa dan segenap guru SD Plamongansari 02 membagikan santunan kepada anak-anak panti asuhan. Fajrul Falah, salah seorang anak yatim piatu merasa gembira memperoleh bantuan ini. ”Senang memperoleh bantuan, nanti saya bisa minum teh setiap hari untuk berbuka”, ujar siswa kelas 4 MI Tarbiyatus Syibyan ini.

Siswa SDN Plamongansari 02 membawa kardus berisi bahan kebutuhan pokok (sembako), seperti beras, gula pasir, mi instan, minyak goreng, kecap, dan teh. Puluhan anak panti asuhan terlihat gembira. ”Alhamdulillah, kami bisa menerima santunan sembako”, kata Khoeroni (25), ketua Panti Asuhan Fafirruu Ilallah.

Kegiatan pembagian santunan sembako ini merupakan bakti sosial dalam serangkaian kegiatan Ramadan SDN Plamongansari 02. Tatik Sulistyaningsih, guru kelas 6 mengatakan, santunan ini terkumpul atas sumbangan dari seluruh siswa.

”Sumbangan tersebut terkumpul dari masing-masing siswa, kelas satu membawa empat bungkus mi instan per siswa, kelas dua membawa satu bungkus teh, kelas tiga satu botol kecap, kelas empat seperempat minyak goreng, kelas lima satu bungkus kopi, dan kelas enam setengah kilogram gula pasir. Selain itu, pihak guru dan sekolah memberikan 25 kg beras”, tuturnya.

”Alhamdulillah, ini salah satu wujud rasa syukur siswa dan guru terhadap limpahan rezeki serta nikmat dari Allah SWT di bulan Ramadan. Lebih nikmat rasanya, bila kita bisa berbagi,” tutur Tatik.

suaramerdeka.com