Tampilkan postingan dengan label wisatawan asing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisatawan asing. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Juli 2010

Wisata Alam Kawah Putih Yang Mempesona

Kawah Putih yang berada di ketinggian 2.194 meter di atas permukaan laut, terbentuk saat terjadi letusan gunung Patuha pada abad ke 10 sampai dengan abad ke 12, menyimpan suatu misteri pada masa lampau.

Pada tahun 1837 Dr, Franz Wilheim Junghun, seorang ilmuan Belanda peranakan Jerman, yang juga pengusaha perkebunan Belanda yang mencintai kelestarian alam. Kondisi lembah Gunung Patuha pada waktu itu masih berupa hutan lebat, dipenuhi pohon-pohon kayu jenis lokal seperti rasamala, saninten, huru, samida dan lain sebagainya. Beliau tidak percaya pada cerita masyarakat dan malah penasaran, akhirnya beliau melanjutkan perjalanan menembus hutan belantara hingga akhirnya menemukan sebuah kawah yang sangat indah, yang saat ini dikenal sebagai Kawah Putih. Dari dalam kawah tersebut keluar semburan lava yang berbau belerang, yang di kemudian diketahui bahwa bau belereng inilah yang menyebabkan kawanan burung enggan untuk terbang di atas permukaan kawah.

Bagi orang yang baru pertama kali mengunjungi Wisata Alam Kawah Putih, biasanya akan terpaku melihat genangan air yang berwarna putih disertai dengan asap putih yang mengepul di atasnya. Warna air di Kawah Putih selalu berubah-berubah mengikuti cuaca, bila matahari bersinar dengan teriknya, air pada Kawah Putih berwarna hijau apel dan kebiru-biruan, terkadang juga berwarna coklat susu, kuning terang dan yang sering dijumpai adalah berwarna putih disertai dengan kabut tebal di atas permukaan kawah. Selain permukaan kawah berwarna putih, pasir dan bebatuan di sekitarnya pun didominasi oleh warna putih.Kabarnya bila mengunjungi Kawah Putih pada malam hari, saat rembulan dan bintang-bintang menerangi malam, dari danau Kawah Putih akan terlihat pancaran cahaya berwarna terang kehijau-hijauan yang menghiasi kawah dan akan membentuk lingkaran yang menerangi seluruh lokasi kawah.

Kawah Putih memang menakjubkan dan mempesona walaupun cuaca di Kawah putih sangat tidak stabil, sebentar turun hujan deras dan berkabut dan tak lama kemudian cuaca menjadi cerah, cekungan di Kawah Putih seluas 25 hektar berair keputih-putihan.Berhubung cuaca di kawasan Kawah Putih yang cukup dingin ditambah dengan hujan yang suka datang mendadak, sebaiknya membawa payung dan mengenakan jaket atau mantel.

Sumber : bebexbiroe.blogspot.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Rabu, 14 Juli 2010

Objek Wisata Angker Dan Eksotis Lawang Sewu

Berdiri kokoh dan angker tepat di kawasan Tugu Muda pusat Kota Semarang, Lawang Sewu selama beberapa tahun terakhir ini memang memunculkan banyak pro-kontra, khususnya menyangkut aspek kegunaannya.

Meskipun gedung tersebut saat ini lebih banyak dipakai untuk kantor PT Kereta Api dan pernah pula dipakai sebagai kantor Dinas Perhubungan serta kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam IV/Diponegoro), toh eksotisme bangunan kuno yang disuguhkan terbukti mampu mengukuhkan Lawang Sewu sebagai kawasan wisata nomor satu.

Mengapa wisatawan belakangan ini begitu penasaran dan mempunyai keinginan kuat untuk melihat Lawang Sewu dari dekat? Salah satu alasannya, konon gedung berarsitektur unik ini menyimpan kekuatan magis seribu hantu.

Hal tersebut bisa dimaklumi, karena pada masa peperangan dulu, yang melibatkan Angkatan Muda Kereta Api (pemuda-pemuda Semarang) melawan bala tentara Kido Buati Jepang, gedung Lawang Sewu menjadi ajang penyiksaan dan pembantaian. Tidak jelas berapa nyawa telah melayang, tapi jumlahnya bisa dipastikan mencapai ribuan.Saking banyaknya korban yang dibantai pada waktu itu, Lawang Sewu kini juga mendapat julukan sebagai kawasan objek wisata horor. Menegangkan sekaligus mengasyikkan. Puluhan paranormal dari berbagai penjuru Tanah Air pun sempat menjadikan tempat ini sebagai ladang perburuan hantu.

Dinamakan Lawang-Sewu karena gedung tersebut memiliki ciri khas bangunan megah ini memiliki pintu atau lawang sebanyak seribu atau sewu.Pemerintah Kota Semarang telah memasukkan Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah yang wajib dilindungi.

Dari catatan sejarah, Lawang Sewu yang selalu dipadati wisatawan pada musim liburan tersebut,karna tempat ini juga merupakan salah satu objek wisata kebanggan kota semarang dibangun pertama kali pada tahun 1903 dan diresmikan pengunaannya pada 1 Juli 1907. Kekunoan Lawang Sewu kini tak kalah menarik dari Gereja Belenduk yang begitu fenomenal dan berdiri kokoh di kawasan Kota Lama Semarang

Sumber : bebexbiroe.blogspot.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia